Cara Gampang Mendeteksi Dilema Kendaraan Dari Warna Busi

Masih sangat sedikit orang yang mengetahui cara mengecek kondisi kendaraan sanggup hanya sekedar dilihat dari kondisi businya saja. Pengecekannya sanggup dilakukan dengan melihat warna pada busi tersebut. Dengan melihat warna pada busi tersebut kita sanggup mengetahui apa dilema yang terjadi pada kendaraan kita apakah itu boros oli, boros bensin hingga mesin overheating.

Seperti yang diberitakan situs resmi Toyota bahwa saat busi berwarna kemerah merahaan, itu artinya mengalami overheat. Dan ciri lainnya sanggup dilihat dari lapisan pada elektroda terkelupas akan tetapi tidak ada kerak.

Jika warna busi berwarna kekuning-kuningan itu membuktikan bahwa terjadi panas yang berlebihan pada mesin. Biasanya dilema ada pada pendingin mesin kendaraan beroda empat ibarat radioator atau peranti pendingin lainnya. Kondisi tersebut pastinya akan menjadikan suhu dan tekanan pada mesin menjadi naik secara drastis.

Lalu bagaimana jikalau busi yang berwana kecoklatan? Busi yang berwarna kecoklatan itu artinya busi telah bekerja secara maksimal atau normal. Akan tetapi sudah mencapai batas usia pakai. Apabila� busi pada kendaraan anda terjadi demikian maka alangkah baiknya untuk segera menggantinya dengan busi yang baru. Sedangkan jikalau busi berwarna gosong kehitaman itu membuktikan bahwa kendaraan anda setelan materi bakar pada kendaraan anda tidak benar. Segera lakukan pengecekan pada suplai bensin dan peranti kelistrikan lainnya.

Dan apabila elektroda meleleh dan terlihat gosong itu membuktikan busi dengan heat range yang salah. Maksunya adalah telah terjadi kebocoran pada komponen mesin yang menjadikan pelumas turut terbakar di ruang mesin.

Akan tetapi jikalau terapat kerak yang menebal pada busi itu dikarnakan pemakaian materi bakar yang buruk. Yang disebabkan kebocoran pada sil di klep yang menciptakan pelumas merembes hingga ke busi. Akan tetapi kondisi busi dalam keadaan yang basah, itu artinya terdapat sisa pelumas pada elektroda dan kepala busi, mesin mengalami detonasi atau ngelitik.