Kapan Waktu Yang Sempurna Untuk Ganti V-Belt Motor Matik?

Dipasar otomotif ketika ini jenis sepeda motor yang membanjiri pasaran ialah yang bertransmisi otomatis, dengan bantalan an penggunaannya yang lebih mudah dan banyak mengatakan varian warna atau bentuk disbanding sepeda motor bertransmisi manual lainnya termasuk juga model bebek.

Jika dilihat sekilas, motor matik seolah tidak mempunyai rantai ibarat kebanyakan jenis sepeda motor pada umumnya. Memang benar motor matik tidak memakai rantai akan tetapi sebagai gantinya memakai V-belt untuk menggerakan roda motor ketika dihidupkan.

Fungsi dari V-belt ialah menciptakan putaran dari pulley bab depan (engine) kepulley belakang (roda). Karna mempunyai fungsi yang sangat penting pada kendaraan maka sebaiknya bagi pengendara motor matik untuk mengatakan perhatian yang lebih kepada V-belt, sehingga akan terhindar dari kerusakan yang tidak diduga-duga. Lalu bagaimana cara mengetahui gejala V-belt waktunya harus dengan segera diganti?

Menurut Bayu Marahimin, Manajer Service Suzuki, ada gejala yang dapat kita amati untuk mengetahui kapan harus mengganti V-belt, yang biasanya mengakibatkan getaran ketika sedang berjalan. �Tanda-tanda V-belt harus cepat diganti yaitu ketika sudah terasa motor bergetar atau berisik, tarikan motor sudah melemah, sampai ada noise di komponen kopling,� terperinci Bayu.

Dia juga menjelaskan bahwa V-belt harus dingan segera diganti ketika pemakaiannya sudah melewati batas maksimum, karna V-belt yang sudah melewati batas maksimum itu akan mengalami retakan yang mengakibatkan getaran pada motor.

�Standar waktu penggantian V-belt setiap 30 ribu kilometre sekali. Walaupun itu belum putus harus diganti untuk menghindari kecelakaan di jalanan,� terperinci dia.

Adapun cara merawat V-belt supaya tetap abadi bagi pengguna motor matik yaitu dengan membersihkan V-belt ketika sudah melebihi 20 ribu kilometre, dan juga jangan lupa selalu mengatakan cairan belt dressing.

“V-belt harus higienis dari debu, air, kotoran maupun oli. Harus diperiksa rutin di diler motor untuk hindari V-belt putus di tengah jalan,” kata dia.