Kenali Tanda-Tanda Umum Pada Motor Skutik

Dikarnakan memperlihatkan penggunaan yang lebih simple motor skutik kali ini masih menjadi primadona untuk kalangan konsumen. Motor dengan transmisi otomatis ini bahkan telah menggeser popularitas motor angsa yang pada masa itu sempat menjadi pilihan dikalangan masyarakat.

Bukan berarti banyak peminatnya di kalangan masyarakat motor sekutik ini terlepas dari kekurangannya. Masih banyak konsumen yang belum menyadari dibalik ke-praktisan dalam penggunaan motor sekutik tersebut terdapat kerusakan yang sering terjadi di seputar CVT.

“Orang�nggak�tahu�pulley�kalau sudah legok dan oblak nggak sanggup dipakai, mangkok juga kalau udah peyang nggak sanggup dipakai. Bengkel-bengkel ganti�roller�sama�belt�umumnya, bersama-sama banyak�part�lain,” ujar Ikim Muhammad, pemilik bengkel RI Matic.

Bila roller dan belf tersebut mengalami kerusakan, mnurut ikim sanggup dirasakan dengan ditandai vibrasi yang cukup keras dari belahan kiri. Ketika digunakan untuk berkendara, pada belahan belakang motor terasa goyang ibarat ban kempes.

Selain itu juga masih ada penyakit skutik lainnya yang disebabkan lantaran kurang perawatan. Komponen tersebut antara lain bearing bambu dan bearing as�pulley�yang oblak.

“Ada yang namanya�bearing�bambu dan bearing as�pulley.�Cirinya kalau ban diputar bunyinyasrookk..,” tuturnya.

Yang perlu diketahui bahwa dua komponen tersebut sanggup diganti satuan kalau sudah oblak. Akan tetapi realita yang terjadi malah diganti satu set pulley.

�Kebanyakan dari bengkel-bengkel tidak mau menggantinya satuan, melainkan satu set pulley. Selagi pulley tidak rusak maka tidak perlu diganti. Kami ganti�bearing�bambu sama bearing as�pulley,” tuturnya.Melemahnya performa Honda Vario dikala melewati tanjakan itu sanggup dikarnakan kondisi kompas kopling dan roller.